Blog Archives
The Big 30
Today is my birthday and finally reaching the big 30 where one said that life begins at 30. I’m not usually sentimental about such things. Birthdays are just another day, rite? But as I look back and reminiscing the past, I stroked by how much my life has changed in the past year and how much I have to be grateful for. I have made it another year, thank God. The 30th birthday is special … one said that after 30, a body has a mind of its own. I also spend some time thinking about what the next year might bring, with anticipation and a bit of deliberate planning or rather envisioning.
Another thing about birthday is the dreaded of…..getting older. Yup that’s rite ladies…birthdays becomes something that women tend not to speak about. They hint at age and aging is often seen as a weakness in the society. The aging process is somewhat wonderful – and obviously inevitable
It’s time to say hello to anti aging cream and anti wrinkle eye cream, etc. LOL!!! But … I love being 30, I didn’t mourn the loss of my twenties. Because let’s face it…the 20s has been all about the drama, the heartbreak, learning the lesson the hard way, finding my true self, and defining what I really want in life. I am not saying that I regret it coz it’s simply a process of becoming what I am now. So ….enjoy life, welcoming the 30s with arms wide open, and just like Capt. Spock said… LIVE LONG AND PROSPER !!! Hahahahaha….
“Middle age is when you start to show around the middle.” -Bob Hope
The secret of staying young is to live honestly, eat slowly, and lie about your age. – Lucile Ball
Tisya’s Bday at Skul
Sebagaimana diniatkan tahun lalu, ultah Tisya tahun ini ga akan dirayakan besar2an, cukup tiup lilin dan bagi-bagi goodie bag di sekolahnya Tisya aja. Kayaknya ga bakalan serempong tahun lalu ya, yah diusahakan make it simple aja sih. Tahun ini ga ada tema khusus kayak tahun lalu, jadinya belanja pernak-perniknya bisa lebih sporadis, hahahaha. As you all know, tahun lalu kan temanya Barney, nah tahun ini ga pake tema2an *emaknya males*, tapi kue ultahnya mau aku pesenin bentuk Mickey Mouse. Segala hasrat untuk bikin dessert table, crafting gono-gini, gw tahaaaan semuaaa….tahan iman judulnya. And did I survive the temptations??? Surprisingly, I passed with flying colors
Read the rest of this entry
Tisya’s 3rd Bday
Ulang tahun Tisya tahun ini aga ironis, di hari bahagianya Tisya malah sakit. Sakitnya ga tanggung-tanggung pula, muntabeeerrr … hadeeeuuuuhh. Sebelum gw dan papap berangkat kantor, semua tampak baik-baik aja, aman dan tentram. Kehebohan dimulai sekitar jam 8 pagi, nyokap gw nelp klo Tisya udah 2x muntah. Gw masih bilang untuk di-observasi aja dulu, biar tau penanganannya ntar harus gimana. Setengah jam kemudian, nyokap nelp lagi ngabarin klo Tisya muntah 2x lagi dan pas BAK dia mengedan. Badannya lemes dan goleran aja di ranjang, ga mau bangun. Duuuhh….gw curiga apa ini gejala ISK ya??? Browsing ke web, tanya mbah google, gejala ISK pada anak diantaranya mual, muntah, BAK mengedan, anyang2an, bahkan kadang disertai demam. Duh apa iya ISK ya? Untung sempet baca di blognya @dadidedo beberapa waktu lalu tentang penanganan ISK secara alami, so gw minta tolong nyokap untuk beliin jus cranberry dan diminumin sedikit-sedikit ke Tisya. Kita liat dulu reaksinya gimana…. Sekitar jam ½ 10 pagi, nyokap telp lagi dan bilang klo Tisya udah mau bangun dari tempat tidur dan sekarang lagi mau dicoba disuapin sarapan dikit-dikit. Lega???? Ga juga, karena sejam kemudian nyokap telp lagi dan nyuruh gw pulang karena Tisya muntah lagi, so total udah 6x sejak jam 8 pagi tadi. Haiyaaaahh….serius nih kayaknya. Gw telp papap, nyeritain sikonnya, trus gw pamit pulang ama bos, ga pake babibu langsung ngacir pulang. Pas nyampe SCBD, si papap nelp bilang klo dia mau ikutan pulang juga, khawatir aja, so gw melipirlah ke Wismul jemput si papap. Sebelum pulang, kita nyempetin mampir ke Harvest buat beli kue ultah, kali aja pas sore Tisya udah rada mendingan dan jadi semangat karena tiup lilin.
Nyampe di rumah jam 12 siang, Tisya memang keliatan lemes sih meski udah mau mulai main-main. Tapi sayangnya dari pagi, belom ada makanan yang bener-bener bisa masuk ke badannya…sekalinya masuk, ga lama Tisya muntah. Gw coba suapin jus cranberry beberapa sendok trus gw suruh minum air putih yang banyak. Tiap selang 15 menit, Tisya selalu ngeluh sakit perutnya. Hmmmm….asumsinya muntah itu kan salah satu proses pengeluaran racun, tapi kalau muntahnya terlalu sering begini kan jadi was-was hebring juga pan. Sampai dengan jam ½ 2 siang, keadaan tentram dan damai, sampe tiba-tiba dia jerit-jerit ngeluh sakit perut hebaaat en akhirnya muntah yang dibarengi dengan pup yang super banyak, semi cair, dan berlendir. Bau pupnya amiiiis banget…. *sori yak klo yang baca jadi ilfil*. Akhirnya gw dan Dongga yakin nih klo ini bukan ISK, tapi sumthing wrong with her tummy. DSAnya Tisya baru praktek jam 4, tadinya kita mau nunggu sampe jam 4 baru dibawa ke dokter, tapi ngeliat Tisya mengerang-ngerang kesakitan gitu ya ga tegalah. Langsunglah kita ngacir ke RS Purcin dan diperiksa oleh DSA yang ada saat itu. Hrrrrrr……dan gw ga puas dengan diagnosanya, DSA itu keukeuh bilang kalo ga ada yang salah dengan perutnya , it’s just merely a ‘wind enter’ alias masuk angin. Haddoooohhhhhh … ya masa sih masuk angin muntahnya sampe 8x begini plus tekstur pup-nya juga ga kayak biasanya. DSA itu bilang klo gw ga usah terlalu panik begitulah, anaknya belum sampe dehidrasi kok. DSA itu ngeresepin Lacto-B (untuk pencernaan), Narfos (untuk muntah), dan Pedialyte (just in case). Selesai ngurusin admin dan nebus obat, gw masih ga sreg dengan diagnosa dokter tadi. Insting gw masih mengatakan klo emang ada sumthing wrong with her tummy, insting seorang ibu ga pernah salah loh. En bener aja loh, perjalanan dari keluar pintu RS ke mobil, Tisya pup lagi masih dengan tekstur yang sama dan baunya reeeeeekkkkk. Akhirnya gw bersikeras mau nunggu DSA yang biasa nanganin Tisya aja jam 4 sore untuk diperiksa lagi. Ditambahlah satu obat jadinya untuk meredakan infeksi perutnya, Nifural. Sepulang ke rumah, abis diminumin obat Tisya tidur blaaas 2,5 jam. Obatnya yang gw kasih cuma Nifural aja, yang lainnya ga gw kasih. Bangun tidur sekitar jam ½ 6 sore dan mukanya keliatan lebih segeran. Plus dia udah mau makan, bubur habis ¾ mangkok, lumanjreeengggggg. Akhirnya aku pun bernafas legaaa….Pemberian obat pun langsung gw hentikan begitu tau kondisi Tisya udah mendingan.
Sekitar jam 8 malem, kita tiup lilin kue yang dibeli di Harvest tadi siang. Dilanjutkan dengan acara buka kado yang dilakukan Tisya dengan semangat ’45 (asli…ga kliatan klo lg sakit muntaber), hohoho. Selamat ulang tahun yang ketiga ya anakku, semoga makin pinter, senantiasa dilimpahkan rizqi oleh Allah SWT, daaaaaannnn…..cepet pinter ya toilet training-yaa









