Ketika Lelah Mulai Menyapa

Bolehkah aku berkata “aku lelah”?

Lelah,
Kata itu yang terlontar ketika semua terasa berat,
Kata itu yang terucap ketika semua terasa sulit,

Lelah,
Sudah lama sejak ia terakhir kali menampakkan dirinya,
Kini ia kembali hadir dan menyapa,

Ingin rasanya tidak kulihat kehadiran lelah itu,
Ingin rasanya tidak kurasa lelah itu,
Namun aku pun tak kuasa
Dan aku kalah dalam asa

Ketika hati sudah menyerah pada sebuah puncak kelelahan, maka sejenak istirahatkanlah dia dan ajaklah dia berbicara dengan jujur tentang penyebab dari semua itu.

Apakah lelah ini hanya sekedar mengetuk pintu dan memintaku agar sedikit menyisihkan waktu agar kembali lebih dekat denganNya, mengingatkanku bahwa hanya kepadaNya lah aku harus memohon….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s