Homemade Almond Butter

Weekend kemarin gw udah berniat mau bikin my own homemade almond butter. Almond-nya udah gw beli via online di sini, gw beli raw almond 1/2 kg dan roasted almond 1/2 kg. Cara membuat almond butter ini mudah banget…. yang diperluin cuma almond, food processor, dan lots of patience. Kenapa butuh kesabaran? karena proses makan waktu cukup lama sekitar 20-30 menit dan harus sering meng-scrape bowl-nya supaya tergiling secara halus.

Dalam uji coba weekend kemarin ini gw pake 200gr raw almond dan langsung dimasukkin deh ke food processor. Grind grind as you go….

1 menit pertama…..

Almond butter 1

Continue reading

Advertisements

Rasya’s 1st Birthday

Ulang tahun pertama Rasya yang jatuh pas bulan puasa membuat gw harus menunda untuk bikin acara perayaan kecil2an. Lagipula, pas Rasya ultah tanggal 4 Agustus itu, gw juga lagi dinas ke Manila, hiks hiks hiks….lagi jauh di negeri orang. But on the bright side, gw jadi lebih punya banyak waktu untuk persiapan. Goodie bags dan segala props udah disiapin jauh-jauh hari, bahan-bahan untuk sajian makanan juga udah dibeli, tinggal nyiapin printilan printables buat hiasan dekorasi di rumah. Aduuh sumpaaahhh yeee….itu guntingin printables satu-satu makan waktu abis, edaaaann… Salut deh buat para party planners di luar sana, thumbs up!!!

Anyway….tema ultahnya Rasya yang pertama ini adalah Nautical…jadi berbau2 laut, kapal, jangkar, dsb lah ya. Persiapan yang telah gw lakuin sbb:

Birthday printables-nya gw pesen di Etsy, sepaket seharga USD9.95, tinggal print yang diperlukan trus gunting-gunting dan rangkai. I don’t have the capabilities to design, so it was easier just to buy from the experts.

Sweets for the dessert table –> cream puffs from Chewy Jr (Citos), Macaroons from Harvest (100rb for 12pcs), Nautical cookies from Kitchen Craft Cake, Nautical Birthday Cake from Kitchen Craft Cake, Fruit Kebabs are homemade, choco candy from M&M, Chocolate Milk are from Frisian Flag.

Goody bags –> Under the sea lunch box from Asemka, various candy and milk bought at supermarket.

Baloons and decorations –> some are bought at Blessing – Asemka , some are bought at Toko888jakarta.com.

Wardrobe –> on Daddy Dongga, topi awak kapal bought at amazon.com with the help of my bestfriend, Justin, thanks ya dear. On Mommy Fenty, nautical t-shirt by Pull & Bear. On Tisya, Hello Kitty Nautical T-Shirt by Zara. On Rasya, Sailor suit by Banana Kids Fashion.

Menu yang disajiin kemaren itu antara lain : fresh salad, siomay & hakau, beef burritos, mini hot dog, lasagna, nachos, fusilli alfredo, dan es buah. Semua Alhamdulillah homemade by me and hubby, rempong so pasti tapi senaang…. Cuma untuk fusilli alfredo-nya dirasa kurang cocok karena kan makanan macam gitu best served hot supaya ga eneg. Nah pas di kala fusillinya udah dingin, ya wasallam deh…. Sebenernya masih bisa diakalin kalo kita punya server dish yang ada api bawahnya itu loh, jadi bisa tetep anget.

Acaranya Alhamdulillah sukses, anak-anak pada enjoy main dan makan, hehehe 🙂

Next project is Tisya’s 4th birthday *kretek-kretek jemari dan pinggang*.

DIY Wall Sticker

Sebenernya udah lama banget pengen cerita hasil masang DIY wall sticker ini…. Jadi kira2 tiga bulan lalu gw mendadak kok kayak kena wabah wall sticker, pengen beli, pengen punya, pengen pasang, hehehehe. Apalagi tiap browsing, lucu2 banget motif-motifnya, jadi makin ngiler deh. Gw sempet ke Ace Hardware untuk ngeliat wujud asli wall sticker itu kayak gimana sih dijualnya, ternyata not bad …. Sayang yang dijual di Ace , motifnya ga ada yang sesuai dengan keinginan kita. Akhirnya browsing–lah di internet …. Sempet aga bingung, karena ada yang jual wall sticker dengan harga dibawah 50rb tapi ada juga yang jual dengan harga rata2 diatas 100rb. Apa ya bedanya? So pasti sih emang ada harga ada rupa…tapi penasaran aja bedanya dimana gitu loh. Gw test drive dulu dengan beli 2 set wall sticker yg murce, totalnya cuma 50rb termasuk ongkir. Setelah barang sampe ke rumah, spontan gw langsung ngerti kenapa harganya murah.  Bahannya sama kayak sticker2 yang biasa dimainin ama anak kita, tipis , trus kualitas gambarnya juga kurang begitu bagus, dan gampang lecek. Kesimpulannya … ya emang ada harga ada rupa. Tapi gw ga kecewa sih karena dari awal gw udah antisipasi hal ini, cuma pengen tau aja seberapa besar perbedaannya.So tuh sticker gw kasih aja ke Tisya buat mainan dia 😀  Browsing2 lagi, nemu lah gw dari forum TUM ada Urban Mama yang jualan wall sticker kualitas oke punya, Mba Siska, webnya http://circus-giraffe.blogspot.com/. Kalau udah Urban Mama yang jualan mah so pasti oke punya, dan tanpa ragu2 pun gw pesen 2 set : Two Birds on the Branch (50x70cm) dan Catch The Fish (50x70cm). Total 95rb plus ongkir 5rb, tapi kata mba Siska kalo bisa transfer dalam waktu 1x24jam free ongkir. Wah yippie, so pasti langsung transferlah, ga akan melewatkan kesempatan gratisaaaan, hahahaha.

Ini pic wall sticker yang gw beli :

Nah seperti yang udah pernah gw akuin dari dulu, klo masalah hal-hal yang bersangkutan dengan atau nyerempet dengan crafting, gw nyerah deeeeehhh. Pasti hasilnya ga rapi klo gw yang pasang, maka dari itu si papap lah yang gw kerahkan. Kebetulan dia ga keberatan dan emang lebih telaten. Cara pasangnya sih mudah….di tiap bagian sticker ada keterangan nomor2nya , jadi kita tinggal pasang sesuai dengan urutan nomornya itu. One thing for sure, pastiin area permukaan dinding harus dibersihkan dan dikeringkan dulu ya supaya hasil perekatan stickernya lebih baik.

En tadaaaaaa……inilah hasilnya…..

Tisya Party Favours

Tisya’s 2nd Bday Invitation

Undangan ulang tahun Tisya dibuat sendiri dengan bantuan teman dan suami. Template-nya menggunakan template Barney yang di-google via internet, lalu diedit info2 terkait ulang tahunnya. Plus ditambah foto Tisya di kiri atas biar terkesan personal.

Tisya’s Bday Thank You Card

Thank You Card ini berfungsi untuk dicantolin di goody bag ulang tahunnya Tisya. Buatnya sederhana aja, menggunakan template Barney yang nemu di internet, plus ditambahin foto Tisya di kanan bawahnya. Ukurannya sekitar 8cmx5cm. Kemudian di-print di kertas A4 80gr, dan digunting deh satu-satu. Ujung kiri atasnya di-bolongin pake paper punch dan diberi pita kecil yang berfungsi sebagai gantungan.

Candy Labels

Candy label ini berfungsi untuk memberi label nama pada tiap snack dan permen pada meja sweet shoppe table.

Sweet Shoppe – Tisya 2nd Bday

Salah satu project yang gw kerjain pas ultah Tisya yang ke 2 beberapa waktu lalu itu ngebuat semacam dessert table. Mungkin yang gw buat ini lebih tepatnya itu mejanya tempat aneka yang manis2 kali ya….ada berbagai jenis permen, coklat, cupcakes, dan baby donuts. So I named it… Tisya’s Sweet Shoppe.

Semua permennya tentunya beli jadi lah ya di supermarket….paling kemasannya aja yang aku coba percantik dikit. Semua wadah permen aku bikinin candy labels (hasil browsing dari internet) trus aku permak dikit di photoshop,  ditambah gambar Barney plus tulisan nama permennya. Wadah permennya aku pake toples2 transparan yang murmer dan wadah ember kecil punya Tisya untuk tempat marshmallow stick. Khusus untuk wadah choco melts candy, aku pake gelas juice yang tinggi itu loh yang biasa di restoran trus aku pitain ungu di bagian leher gelasnya. Cantik deh pas choco candy nya ditaruh disitu, soalnya kan warna-warni tuh permennya.

Nah…klo project yang ini project nyusah2in diri sendiri menurutkyu. Kok gitu, kenapa? Karna untuk urusan crafting kayak gini, aku ga telaten orangnya…. tapi emang dasar dah niat yee…jadi dijabanin juga. Ini tuh niatnya aku mau bikin topper untuk mempercantik si donat-donat kecil itu. So browsing-lah ke internet cari model-model topper yg lucu, ada yg dimodif sedikit, ada yang langsung dipake plek plek plek. Aku juga ampe pesen round puncher di smartyhands buat niat bikin crafting ini, hihihihi….niat bener. Ini semua hasil pengen ikut2an bikin setelah baca blognya darina 🙂 Hasilnya….not bad lah….. (memuji diri sendiri).

Kalo ini homemade cupcakes ku….cerita lengkapnya dah pernah dibahas disini. Untuk cupcake tier-nya ini aku beli di TBK Titan seharga 55rb sajah,murah yeeee….senangnya….

Inside Tisya’s Bedroom

Pink, pink, dan pink….semua bernuansa pink. Itulah kesan pertama yang akan ditangkap orang saat memasuki kamar tidur Tisya. Kamar tidur Tisya ini kupersiapkan dan ku-disain sendiri bareng sama papap. Area kamar yang tidak begitu besar namun juga tidak terlalu kecil, 4,5mx3m, membuat kami harus putar otak memikirkan bagaimana caranya agar di kamar tersebut bisa muat bed frame, large wardrobe, side table, dan dressing table. So…faktor penting adalah tata letak dan desain furniture, seluruh perabotan kamar harus bisa tetep diletakkan di dalam kamar tapi tidak terkesan padat dan riweh, malah berkesan cozy and spacey 🙂

Untuk pemilihan warna, kami pilih perpaduan pink dan putih atas saran papap. Hal itu untuk mencegah kamar jadi terkesan monoton dan lebih cerah karena pancaran warna putih tersebut. Paduan warna pink-putih tersebut kami aplikasikan hampir di seluruh perabotan kamarnya Tisya mulai dari bed frame, wardrobe, side table, dressing table, gorden, hiasan lampu, bedding set, wallpaper, dan hampir seluruh aksesoris kamarnya pasti punya sentuhan warna pink atau putih. Continue reading

Tisya’s Bday Choco Cupcake

–  6 November 2010 –

Pesta ulang tahun Tisya makin deket, tinggal satu hari lagi lebih tepatnya (ceritanya posingan ini ditulis pada Sabtu Nov 6th ;p)…..huhuhuhuhu….sibuk sibuk sibuk (atau sok sibuk, hahahaha). Segala perlengkapan untuk acara besok udah dicicil disiapin dari jauh-jauh hari, termasuk menghias permen dan snack untuk candy table nantinya. Persiapan terakhir hari ini adalah bikin cupcake dan chocolate lolly. Berhubung ini pesta ulang tahun anak kecil jadi so pasti banyak anak kecil yang cenderung lebih suka kue coklat dibandingkan kue vanilla. Jadilah aku pake resep Choco Cupcake-nya NCC yang 12 butir telur itu. Ketar-ketir juga niy kalo sampe gagal, telurnya banyak banget meeen…..Dapat dipastikan pas ngocok adonannya tangan gw pegel banget, abis di rumah cuma punya hand mixer 😦 Kayaknya kudu bujuk papap untuk beliin standing mixer Kitchen Aid (plus ada yang warna ungu pula,hahahaha), ya ga pap?! Hehehe ….

Enihu, pengocokan memakan waktu hampir 30 menit lebih sampe bisa mendapatkan adonan yang berbentuk jambul petruk itu. Trus tambah terigu dan coklat cairnya, aduk-aduk, tuang ke loyang, trus panggang deh. Satu resep adonan itu menghasilkan 39 pcs cupcake, not bad yah … Waktu pemanggangan cuma memakan waktu 20 menit, en voila … hasil cupcake nya cantik tenan, seneng banget, *mata berbinar-binar, pinggul bergoyang-goyang*.

Tisya Bday Choco Cupcake - Before Decorating

 

Continue reading