Tokyo Belly – only a full belly has the answer!

Tokyo Belly is a newly opened modern Japanese bistro which offers new experience of delicious Japanese cuisine. Tokyo Belly restaurant’s interior concept is packed with a twist of traditional Japanese and modern cultural look that were represented from its wall décor options.

Tokyo Belly provides a wide variety of modern Japanese cuisine ranging from ramen, signature sushi rolls, Japanese curry, omurice, hot stone bimbimbap, up to J-Dog. Tokyo Belly provides two alternative choices of soup in its ramen dish which are tonkotsu chicken broth and chige soup. In addition, we can also choose the form of noodles that we will eat: curly or straight (duuohh …. like that will make a difference??!! LoL). One of the unique cuisine in Tokyo Belly is J-Dog, a type of hot dog which comes with a variety of typical Japanese toppings.

Tokyo Belly 1

I went out with three of my girlfriend for our lunch break last friday. We’re celebrating one of my bestfriend’s birthday that day…yeayyy….feast treat, yummm !!! Continue reading

Advertisements

Good food, Good Time at Kiyadon Sushi

Yesterday, me and my colleagues went to Kiyadon Sushi, Grand Indonesia to have lunch. Free lunch to be precise, since Eka was the one who paid for all of our food. Arigato Eka San 😀 Anyway…this is my second visit to Kiyadon Sushi, but the first Kiyadon Sushi that I’ve visited was the one at Pacific Place. The place looks elegant and luxurious, covered in modern atmosphere. The dim light creates a warm feeling. We’ve choosed to be seated on semi tatami table that kinda secluded yet cozy, but good enough for us to chat.

Like all Japanese restaurants, Kiyadon offers many varieties of Japanese foods like fusion sushi, sashimi, noodles, donburri, etc. We’re so famished at that time, so without further ado, we’ve ordered :

D.I.G. sushi roll to share (88k) – It’s a fusion sushi roll filled with kani (crabstick), topped with grilled salmon, and sprinkled with chicken floss and tobiko. Delicious…

Kiyadon Sushi 1

Ajoe ordered Kiya Udon (65k) – hot noodle soup with vegetable, sweet beancurd, prawn tempura, and egg cake. Ajoe said nothing special about this dish, she complaint that the soup wasn’t hot enough so it lack of the warmth feeling that she would’ve expected by eating it.

Kiyadon Sushi 2

I ordered Gyu Jinamame Don regular size (75k) – sautéed sliced beef with egg and caramelized onion pour on a bed of rice, served with miso soup and salad. The portion was huge and full of flavor, me likey.

Kiyadon Sushi 3

Eka ordered Spicy Udon (80k) – Japanese udon on hot spicy soup with minced chicken and mushroom, served with a side of prawn tempura. Eka said the udon wasn’t that spicy, just right, and tasty. Sorry no pic, forgot to take the picture.

Hendy ordered Yaki Udon – I don’t see him complaining, so maybe it’s good then ;p Sorry no pic, forgot to take the picture.

Overall, the food is ok but slightly pricey. However, we love to come back again some other time 😀

Kiyadon BI
Kiyadon Sushi
Grand Indonesia 3A Floor
Jl. M.H. Thamrin No. 1
Central Jakarta
Tel. (62 21) 23580523

Rice Bowl at Yoshinoya

Yippie, akhirnya nyobain juga ke Yoshinoya setelah sekian lama. Ternyata kata hubby, sebenernya kita udah pernah nyobain Yoshinoya waktu di Singapura, huehehehe….dasar aja gw ga ngeh, taunya cuma makan doang, wkwkwkwkw 🙂

Anyway….Yoshinoya adalah restoran cepat saji yang menyajikan masakan Jepang, khususnya Beef Bowl. Semua menu yang disajikan ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau. Antrian makan di Yoshinoya ini tidak pernah pendek, pasti mengular panjang terutama bila peak hour (gemes rasanya klo udah laper tapi harus ngantri). Apa sih yang membuat Beef Bowl buatan Yoshinoya begitu nikmat sehingga orang rela mengantri? Rahasianya ada di resepnya yang konon sudah berumur 111 tahun dan diwariskan turun-temurun, dimana rasanya yang gurih dan mantap namun tetap ringan untuk dinikmati setiap hari. Demi menjaga kualitas, semua makanan yang disajikan dibuat setelah dipesan (made to order).

Menu lain yang ditawarkan di Yoshinoya selain Beef Bowl adalah Yakiniku Beef Bowl yaitu Beef Bowl dengan bumbu yakiniku yang cenderung lebih tasty (manis, asin, dan gurih).  Selain itu, juga ada pilihan Chicken Teriyaki Bowl yang disajikan dengan pendamping sayuran segar dan Ayam Goreng Crispy. Pilihan side dish-nya juga cukup bervariasi antara lain Chicken Karaage, Shrimp Cutlet, Chicken Siomay, Salad serta beberapa pilihan minuman segar.

Continue reading

Burnt Tongue at Ramen38 (Sanpachi)

Setelah selesai movie date dengan papap sabtu wiken kemaren di Citos, perut pun berasa kriuk-kriuk (padahal pas nonton, satu cup popcorn sudah ludes tandas ;p). Kita pun mulai keliling-keliling dan akhirnya pilihan jatuh ke resto Ramen38 (Sanpachi), kebetulan pas lagi pengen yang panas dan berkuah. Okaerinasai !!! Begitulah pekik suara dari para pegawai Ramen38 saat kita memasuki restoran ini, cukup kami balas dengan senyum aja (karena emang ga tau harus balas ngomong apaan ;p). Dekorasi Ramen38 ini didominasi dengan warna merah, mulai dari warna furniture sampai warna dinding. Selain di cat merah, dindingnya juga dihiasi dengan gambar-gambar menu ramen dari restoran tersebut. All and all, suasana di resto ini cukup nyaman.

Variasi menu ramen yang ditawarkan di Ramen38 sangat beragam, mulai dari Shoyu ramen, Miso ramen, Charsiu ramen, Gyuniku butter ramen, Enma ramen, Curry ramen, Wantan men, Mabo men, Gomakara ramen, Kanton men, dan Oxtail stamina ramen. Salah satu menu yang recommended di Ramen38 adalah Jigoku Ramen atau lebih dikenal dengan Ramen from Hell, hohohoho, nyeremin bener 😀 Ramen pedas ini memiliki level kepedasan yang bisa disesuaikan dengan selera kita, mulai dari level 1-10, sluuuurrrppp. Akhirnya tanpa keraguan, gw pun memesan The Ramen from Hell ini, level kepedasan yang gw minta itu level 5, yeeeeaaaaahhhhh. Si papap cukup pesen Cha Su Ramen aja alias ramen yang ga pedes, because he has zero tolerance towards chilli, hehehe. Untuk minuman sih kita pesen standar aja, ice lemon tea dan mineral water.

Pesenan dateng tanpa perlu menunggu lama….dan aromanya, hmmmmm….suegeeerrrr.  Jigoku Ramen ku itu terdiri dari ramen pastinya, dengan irisan jamur kuping, beberapa potong chasu (irisan ayam tipis), daun bawang, dan bayam jepang/horenso. Kuahnya terlihat begitu merah dan pekat, semerah warna dekorasi restonya, hahahaha. Yang membuat warna merah dari kuahnya itu karena menggunakan cabe bubuk dan irisan cabe rawit, nyaaaaammm. Rasa kuahnya so rich and spicy…..untung gw pesen level 5 dan bukan diatasnya, gw rasa level 5 ini udah merupakan batas level maksimum toleransi kepedasan gw. Saat pertama kali menyentuh lidah, rasa pedas langsung menyengat seisi mulut gw. Sembriwiiiiiingggg dueeeeerrrrrrr…….lidah dan tenggorokan serasa terbakar, tapi berasa segeeerrr. Dashyaaaaaatttttt….dijamin pasti bakalan banyak yang berkeringat ketika menyantap ramen ini 😀

Nah bagi yang toleransi ama pedes itu nol besar (seperti papapku tersayang), Chasu Ramen merupakan pilihan yang tepat. Kuah ramennya berwarna kekuningan karena menggunakan saus shoyu. Rasa shoyunya akan sangat terasa di saat menyeruput kuahnya, hmmmm lezaaattt…. Kalau isinya sendiri sih kurang lebih sama dengan Jigoku Ramen yaitu ramen, horenso, dan ayam chasu.

Oh ya, informasi tambahan, Ramen38 di Citos ini termasuk salah satu outlet Ramen38 yang mendeklarasikan dirinya No Pork Outlet alias ga ada nguik2-nya. Karena ternyata restoran Ramen38 di Jakarta dikelola tidak oleh satu perusahaan sehingga ada beberapa outlet yang tidak halal. So … if that info is an important matter to you, make sure you ask the waiter/waitress first before stepping in.

Ramen 38 (Sanpachi)

Cilandak Town Square Lantai 2, Jl.TB Simatupang Kav.17, JakSel 12430

Telp.021-75920238

Harga : Rp35.000,- – Rp60.000,-